Ya ampun seharian kemarin hidung dan tenggorokan bermasalah. Hidung gatel banget dan tenggorokan sakit. Rasanya akan kena flu atau batuk. Semalem pun bersin-bersin. ALhmadulillah hari ini tenggorokan sdh tidak sakit meskipin hidung masih berasa gatel dan beberapa bersin-bersin.
Wal hasil semalem tidak fokus ngikutin kuliah hehe..akhirnya kucampur dengan bahasan kuliah minggu sebelumnya yang belum sempet ditulis. Ini dia poin-poin bahasannya :
Resiko-resiko dalam Lembaga Keuangan
1.Interest Rate Risk / resiko bunga
Saat masa jatuh tempo asset tidak sama dengan kewajibannya
2.Market Risk / resiko pasar
Saat asset dan kewajiban terjual dilakukan hedging
3.Credit Risk / resiko kredit
Apabila arus kas dari pinjaman/surat berharga tidak dapat dilunasi sepenuhnya
4.Resiko Off Balance Sheet
Berhubungan dengan contingent asset/ kewajiban yang tidak dicatat di nerasa
5.Technology and Operational Risk / resiko teknologi dan operasional
Berhubungan dengan economics of scale dan economics of scope
6.Exchange Rate Risk / resiko nilai tukar mata uang
Dimana perubahan nilai tukar mata uang mempengaruhi asset/ kewajiban yang ditempatkan di LN atau asset/kewajiban yang kita pegang yang nilainya dalam denominasi nilai tukar asing
7.Liquidity Risk / resiko likuiditas
Saat bank/ LK harus menyediakan dana yang diminta nasabah
8.Insolvent Risk / resiko insolven
Posisi dimana ekuitas bernilai minimum (mengalami penurunan)
Interest Rate Risk
Ada 3 cara pengukuran gap antara asset dan kewajiban yang diakibatkan interest rate risk, yaitu:
1.Repricing Model
Mengukur dengan melakukan analisa selisih antara asset dan kewajiban yang suku bunganya akan direpriced pada periode mendatang (RSA dan RSL)
2.Maturity Model
Pengukuran dengan melakukan penyamaan maturity asset dan kewajiban
3.Duration Model
Pengukuran dengan melakukan analisa durasi asset dan kewajiban
Meskipun sedikit, semoga bisa bermanfaat.
see u next day
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar