Senin, 22 Februari 2010

SII ed.21 Pebruari 2010

Ini pertemuan SII ke-4. Tapi buatku yang pertama hehe… Alhamdulillah dosen/ustadnya oke banget, jadi ga bosen waktu ngikutin kuliahnya. Ini dia rangkumannya :

Karakteristik Muslim

Karakter Muslim memiliki pengertian sebagai berikut:
1.Karakteristik
Ciri yang melekat dan menjadi identitas, sesuatu yang menjadi kekhasan seseorang.
Diperoleh dari bawaan,pendidikan dan juga bisa dari pengaruh lingkungan
2.Muslim
Insan beragama. Dalam hal ini acuannya agama Alloh SWT.

Memahami Kita

-Posisi dihadapan Alloh
1.Makhluk/ciptaan  ketergantungan pada pencipta
2.Abdu/hamba  pengabdian pada majikan
3.Junud/tentara  ketaatan mutlak pada pemimpin

-Tabiat Manusia
Potensi dengan kecenderungan  kebaikan dan keburukan

-Tugas Kemanusiaan
Penghambaan dalam ibadah dan pemakmuran dalam kepemimpinan
Kepribadian utama (Sibqoh Alloh)
Al quran sebagai system dan cetak biru
Rasul sebagai tatacar dan teladan
Mukmin sebagai sahabat dan Inspirasi

Karakteristik Muslim

Diharapkan sebagai sebagai seorang muslim kita memiliki karakteristik sebagai berikut:
1.Salimul Aqidah  aqidah yang lurus
2.Shahibul Ibadah  ibadah yang benar
3.Matinul Khuluq  akhlaq yang mulia
4.Qowiyul Jismi  fisik yang kuat
5.Mutsaqoful Fikri  wawasan yang luas
6.Qodirun ‘ala kasbi  kemampuan untuk mandiri
7.Mujahidun Linafsihi  memaksimalkan diri
8.Maritsun ‘ala waqtihi  kecakapan memanajemen waktu
9.Munazhom fii su’unihi teratur menata hidup
10.Naafi’un Li Ghoirihi  bermanfaat bagi yang lain

Praktikum Riset Keuangan ed. 20 Pebruari 2010

Hua…Bapak dosenku ini sabar bangetttt. Pada awalnya kita sudah diingatkan untuk belajar statistik lagi agar bisa langsung membahas materi di kuliah PRK ini. Eh para mahasiswanya tetap aja bandel. Yang ada beliau kembali menerangkan statistic. Dan yang bikin aku kagum, beliau menjelaskan dengan cara yang berbeda. Sistematis dan menggunakan pemahaman secara logika . ini dia sebagian penjelasan beliau. Sedikit yang kutulis karena aku bingung nulis lambing-lambang dalam statistika. Mesti belajar lagi nih…

Review Statistik

1.Random Variabel
Sample Space(Semesta /S) adalah possible outcome dari random experience
Random Experience adalah semua hal/nilai yang kita tidak tahu pasti seperti apa terjadinya secara cepat.
Event adalah himpunan bagian dari S /subset dari S
Random Variabel adalah fungsi yang memetakan/mentransformasi/memasangkan setiap anggota sample space dengan sutu bilangan real tertentu.
Contoh:
Random Experience  kenaikan dan penurunan stock price dalam dua hari
Sample space (Semesta /S)  {(U,U),(U,D),(D,U),(D,D)}
Event {(U,U),(U,D)}………….artinya hari pertama naik, hari kedua terserah (bias naik bias turun)
Random Variable X=X(S)
Aturannya : banyaknya peristiwa kenaikan stock price dalam dua hari
S={(U,U)} S={(U,D)} S={(D,U)}
X(S)=2 X(S)=1 X(S)=1
Maka X=1,2

2.Probability Distribution
Probability (P) adalah fungsi uang memetakan himpunan event/kejadian menjadi bilangan riil yang terletak pada interval 0 sd 1.
Kumpulan dari semua probabilitas yang mungkin dihasilkan dari kejadian X disebut Distribusi Probabilitas.
Contoh: X=0  P(X=0)
X=1  P(X=1)
X=2 P(X=2)

Random variable (interm on distribusi probabilitas) dibedakan menjadi dua,yaitu:
-Discrete RV : Kejadian yang bisa diidentifikasikan probabilitasnya pada suatu nilai tertentu
-Continue RV : Kejadian yang bisa diidentifikasikan probabilitasnya pada suatu interval tertentu

3.Expectation / Moment
Momen pertama E(X) = Mean = µ
Momen kedua E(X2) = tidak ada artinya kecuali diubah menjadi E((X-µ)2)  Varians
Momen ketiga E(X3) = tidak ada artinya kecuali diubah menjadi E((X-µ)3)  Varians
Mean (µ )adalah central tendency dari X / nilai harapan dari random variable
Varians adalah kuadrat dari sejauh mana penyimpangan dari nilai2 random variable

4.Ciri- Ciri Estimator
-Unbias
-Efficient
-Sufficient
-Consistency

Rabu, 17 Februari 2010

Pengambilan Keputusan Manajerial ep.17 Pebruari 2010

Kemarin sore setelah pulang kantor ternyata ada dua jadwal tambahan, Lab. assistensi PRK dan assistensi PKM. Masuk assistensi PKM dulu 10 menit terus keluar ruangan menuju Lab komputer buat ikut Lab. assistensi PRK.. Huhu..karena telat jadi bingung mau mulai darimana. Yang diajarkan adalah tentang penggunaan aplikasi E-View. Sebenarnya ga ngerti bener apa fungisnya aplikasi ini. Tapi sejauh yang aku dapat dari kemarin adalah kita dapat mengeksport dan mengimport data dari Excel ke aplikasi ini. Setelah itu kita dapat membuat analisa statistika dan mengetahui grafik dari data-data tersebut. Kata asdos, aplikasi ini digunakan kalo kita mau bikin skripsi buat analisi datanya. Okeyy semoga nanti bias dipelajari lagi.

Setelah dinner di depan kampus, kita lanjut mengikuti kuliah PKM. Huaaa dapaet kursi paling belakang. Ga papa deh….setidaknya masih bisa dengar Ibu Dosen. Dan poin-pon semalem adalah sebagai berikut:

Pengukuran Kuantatif dari Manfaat dan Biaya

-Tujuan membuat pengukuran kuantitatif dari manfaat dan biaya adalah untuk memfasilitasi perbandingan efektivitas dari alternatif2 yang ada dalam rangka pembuatan keputusan.
-Pengukuran kuantitatif ini dilakukan agar tujuan dasar dari pengambil keputusan dapat diketahui dan dimengerti. Sebaliknya, jika tujuan dasar tidak didefinisikan dengan baik maka akan sulit untuk membuat pengukuran kuantitatif ini.
-Dua tipe utama pengukuran yang sering diginakan adalah efektivitas dan efisiensi
1.Efektivitas berhubungan dengan tingkatan pencapaian tujuan
2.Efisiensi berhubungan dengan penggunaan terbaik dari sumber daya yang akan digunakan dalam melakukan proses produksi
-Tujuan dari pengambil keputusan adalah memilih alternative yang menghasilkan efektifitas terbesar pada tujuan yang iningin dicapai. Jika alternative yang dipilih juga menghasilkan tingkata efisiensi yang besar juga, ini akan menghasilkan alternative tindakan yang terbaik.
-Besaran nilai pengukuran kuantitatif yang biasa digunakan adalah besaran nilai uang.
-Pada situasi tertentu penggunaan nilai uang tidak dapat digunakan dalam pengukuran kuantitatif. Pada situasi ini kita mengggunakan ukuran perkiraan (proxy measure). Ukuran perkiraan adalah ukuran yang dugunakan untuk mengukur manfaat dan biaya dengan menggunakan besaran yang mendekati dan berhungungan dengan hal yang akan kita ukur. Biasanya kita mengunakan satuan waktu.
-Dalam melakukan pengukuran kuantitatif manfaat dan biaya kita diperbolehkan menggunakan asumsi-asumsi yang mempermudah untuk memahami dan mempermudah dalam pembahasan alternative pengambilan keputusan.

Ibu dosen hanya sedikit memberikan bahan. Selanjutnya beliau memberikan suatu kasus untuk dilakukan pemecahan masalahnya. Soal tersebut untuk kami kerjakan malam itu juga. Meskipun kurang puas dengan hasil jawaban kami, soal itu selesai kita kerjakan. Next time, akan saya coba untuk menulisnya juga.

Selasa, 16 Februari 2010

Pemasaran Jasa ep.16 Pebruari 2010

Semalem masih berasa pusing karena hidung yang mulai berair dan bersin-bersin. Suasana kuliah dan tubuh yang kurang fit, bikin tidak fokus mengikuti kuliah. Tapi masih nyimpen slide dari temen2 yang presentasi. Dan ini dia poin-poin pentingnya :

Planning and Creating Services

Dalam perencanaan konsep dan operasi produk jasa terdapat dua model, yaitu:
1.Molecular model by Lynn Shostack
Menekankan pada hal-hal yang berhubungan dengan dasar kebutuhan pelanggan. Mengidentifikasikan antara elemen2 tangible dan intangible yang terdapat pada service deliverynya
2.Pierre Eigler dan Eric Langeard Model
Terdapat core service dan dan dikelilingi oleh supplementary service

Dalam mendesain suatu konsep jasa dibutuhkan 3 unsur yaitu:
1.Produk utama / Core product
2.Jasa pendukung / Supplementary product
3.Proses pengantaran / Delivery service

Flowcharting Process
Ada 4 macam yaitu:
1.People Processing  menginap di hotel
2.Possession Processing  perbaikan DVD
3.Mental Stimulus Processing  ramalan cuaca
4.Information Processing  asuransi kesehatan


The Flower of Service

Adalah kerangka kerja visual untuk memahami elemen2 jasa pelengkap yang mengelilingi dan menambah nilai produk inti. Dibagi menjadi dua yaitu jasa yang memudahkan pelayanan (facilitating supplementary) dan jasa yang meningkatkan pelayanan (enhancing supplementary).
Facilitating supplementary
-Information
-Order Taking
-Billing
-Payment
Enhancing supplementary
Consultation
-Hospitality
-Safekeeping
-Exception


Pengembangan jasa baru
Hierarki dalam kategori jasa baru :
1.Major services innovations
2.Major process innovations
3.Product-line extensions
4.Process-line extensions
5.Supplementary service innovations
6.Service improvement
7.Style changes


Kesuksesan dalam pengembangan jasa baru tergantung pada:
-Sinergi pasar
-Faktor organisasi
-Faktor penelitian pasar

Senin, 15 Februari 2010

Manajemen Resiko ep.8 dan 15 Pebruari 2010

Ya ampun seharian kemarin hidung dan tenggorokan bermasalah. Hidung gatel banget dan tenggorokan sakit. Rasanya akan kena flu atau batuk. Semalem pun bersin-bersin. ALhmadulillah hari ini tenggorokan sdh tidak sakit meskipin hidung masih berasa gatel dan beberapa bersin-bersin.
Wal hasil semalem tidak fokus ngikutin kuliah hehe..akhirnya kucampur dengan bahasan kuliah minggu sebelumnya yang belum sempet ditulis. Ini dia poin-poin bahasannya :

Resiko-resiko dalam Lembaga Keuangan

1.Interest Rate Risk / resiko bunga
Saat masa jatuh tempo asset tidak sama dengan kewajibannya
2.Market Risk / resiko pasar
Saat asset dan kewajiban terjual dilakukan hedging
3.Credit Risk / resiko kredit
Apabila arus kas dari pinjaman/surat berharga tidak dapat dilunasi sepenuhnya
4.Resiko Off Balance Sheet
Berhubungan dengan contingent asset/ kewajiban yang tidak dicatat di nerasa
5.Technology and Operational Risk / resiko teknologi dan operasional
Berhubungan dengan economics of scale dan economics of scope
6.Exchange Rate Risk / resiko nilai tukar mata uang
Dimana perubahan nilai tukar mata uang mempengaruhi asset/ kewajiban yang ditempatkan di LN atau asset/kewajiban yang kita pegang yang nilainya dalam denominasi nilai tukar asing
7.Liquidity Risk / resiko likuiditas
Saat bank/ LK harus menyediakan dana yang diminta nasabah
8.Insolvent Risk / resiko insolven
Posisi dimana ekuitas bernilai minimum (mengalami penurunan)

Interest Rate Risk

Ada 3 cara pengukuran gap antara asset dan kewajiban yang diakibatkan interest rate risk, yaitu:
1.Repricing Model
Mengukur dengan melakukan analisa selisih antara asset dan kewajiban yang suku bunganya akan direpriced pada periode mendatang (RSA dan RSL)
2.Maturity Model
Pengukuran dengan melakukan penyamaan maturity asset dan kewajiban
3.Duration Model
Pengukuran dengan melakukan analisa durasi asset dan kewajiban

Meskipun sedikit, semoga bisa bermanfaat.
see u next day

Minggu, 14 Februari 2010

Praktikum Riset Keuangan ep. 13 Pebruari 2010

Regresi

Teknik Regresi adalah teknik dalam statistika yang dilakukan untuk mengetahui hubungan/pengaruh dari dua atau lebih variable random (independent variable) terhadap satu variable random (dependent variable), menggunakan sebagian data/sampel dari seluruh data yang ada/populasi.
Pada semester ini akan membahas Regresi Linear Sederhana.

Model Umum : Y = α + βX + Є
Y : variable dependen, endogen
X : variable independen, eksogen
α, β : model parameter
Є : disturbances error/faktor pengganggu

Contoh : Y = f (Q M)
Ket: kita ingin mempelajarai efek penawaran uang (money supply) terhadap pendapatan nasional.
Q M= Money Supply
Y = Pendapatan nasional

Langkah2nya adalah:
1.Postulate model hubungan
Model matematis : Y = α + βX
Model statistika : Y = α + βX + Є
2.Tentukan metode sampling / data collecton
3.Melakukan pendugaan/penafsiran terhadap parameter
Pendugaan parameter (α, β ) ini dilakukan dengan mengunakan estimator

Data Collection Method terdiri dari 3 cara yaitu:
1.Cross Section
Mengumpulkan data dari masing-masing unit informasi (variable) yang akan diperiksa pada suatu waktu tertentu.
2.Time Series
Mengumpulkan informasi dari sejumlah variable pada suatu objek sepanjang waktu tertentu.
3.Panel Data
Mengumpulkan data dari masing-masing unti informasi tidak hanya pada suat waktu tertentu melainkan sepanjang waktu tertentu

Ekonomi Moneter ep.12 Pebruari 2010

Fungsi Sistem Keuangan

Ada dua jalur aliran dana dalam Sistem Keuangan, yaitu :1. Jalur langsung à Financial Market2. Jalur tidak langsung à Financial Intermediaries

Jalur langsung à Financial Market

Financial Market (FM) adalah tempat berinteraksi penjual dan pembeli ‘goods’ (money) yang mempunyai fungsi dasar menghubungkan rumah tangga, perusahaan dan pemerintah yang mempunyai kelebihan dana (spending less than income) kepada yang kekurangan dana (want to spend more than income).
Pada jalur ini peminjam (borrowers) mendapatkan uang langsung dari pemberi pinjaman (lenders) dengan menjual instrument keuangan/ financial instrumen. Instrumen Keuangan/ FI adalah hak untuk memperoleh pendapatan atau asset dari borrowers di masa yang akan datang. Jenis FI adalah security claim (surat utang), bond (obligasi) dan stock (saham).

Fakta dari FM adalah :
- Memfasilitasi interaksi antara supplier uang (lenders) dan yang membutuhkan uang (borrowers)
- Memungkinkan aliran dana bergerak dari orang yang memiliki kesempatan yang kurang dalam berinvestasi kepada orang yang mempunyai kesempatan yang lebih
- Sebagai media untuk menghasilkan pengalokasian modal(kekayaan) secara efisien
- Penggunaan modal yang efisien daripada kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi

Debt VS Equity
Debt
-Memungkinkan lenders mendapatkan sejumlah pendapatan yang tetap dalam setiap waktu tertentu
-Tidak ada klaim dari borrowers
-Mempunyai waktu jatuh tempo
-Harga adalah interest rate (yield to maturity)
-Profit = interest rate – harga – tax & other cost
Equity
-Memungkinkan lenders mempunyai bagian dari asset borrowers
-Deviden tergantung pada kinerja perusahaan
-Mempunyai waktu jatuh tempo
-Harga adalah interest rate dan laporan keuangan perusahaan
-Tidak ada waktu jatuh tempo
-Profit = interest rate – harga – tax & other cost
profit=deviden

Primary VS Secondary Market
Primary
-FM dmana FI dijual kepada pembeli pertama oleh perusahaan atau pemerintah
-Biasanya informasinya tertutup ( takes places behind the door)
-Dalam jumlah yang kecil
Secondary
-FM dmana FI dijual kepada pembeli pertama oleh perusahaan atau pemerintah
-Terdapat brokers dan delaers yang membantu pembeli dan penjual FI
-Mempermudah untuk meningkatkan cash (likuid)
-Menentukan harga pada primary market

Jalur tidak langsung à Financial Intermediaries]

Financial Intermediaries memfasilitasi interaksi penjual dan pembeli ‘goods’ (money) yang mungkin terjadi karena adanya keterbatasan/kekurangan dalam FM yaitu :
- Kurangnya/ Tidak ada informasi yang seimbang pada FM
- Untuk mengumpulkan jumlah uang yang lebih besar yang digunakan untuk investasi
- Untuk menekan biaya transaksi
- Untuk melakukan risk sharing

Rabu, 10 Februari 2010

Pengambilan Keputusan Manajerial ep. 10 Pebruari 2010

Bu dosenku ini metode mengajarnya memadukan beberapa cara yaitu, memakai slide, membaca dan menerangkan slide dan meminta partisipasi mahasiswa untuk memberikan masukan baik berupa contoh atau komentar atas materi kuliah.

Materi semalem cukup menyenangkan, meskipun ga bisa ikut berpartisipasi karena ternyata bingung mau ngasih contoh apa hehehe.. Ini dia poin-poin materi semalem :

THE NATURE OF THE DECISION PROCESS

Pengambilan keputusan adalah proses memilih dari dua atau lebih alternatif-alternatif dari keputusan yang akan diambil.
Inti dari pengambilan keputusan adalah pada saat mendesain alternatif tindakan untuk menangani suatu situasi yang ada dengan mempertimbangkan pilihan antara alternatif2 tersebut setelah mengevaluasi keefektifannya untuk mencapai tujuan pengambil keputusan.

Background to Decision Making

Ada beberapa hal yang menjadi latarbelakang dalam mengambil keputusan, yaitu :
1. Situasi dari pengambil keputusan. Eksternal dan internal yang didalamnya tecakup elemen sosial, teknologi dan natural.
2. Tujuan dari organisasi , individu dan kelompok. Diantara organisasi, individu dan kelompok memiliki tujuan yang berbeda sesuai fungsi mereka.
3. Cover objectives (tujuan yang di-publish ke umum) dan Overt objectives (tujuan yang tidak di-publish ke umum)
4. Multiple objectives. Banyaknya tujuan yang ingin dicapai, harus dipertimbangakan lagi mana yang menjadi prioritas bagi perusahaan.
5. Tujuan dari masing-masing individu dalam organisasi. Tujuan ini bisa saja tidak sesuai dengan tujuan organisasi.

Well structured dan Ill structured decisions.

Herbert A. Simon membagi dua pengambilan keputusan yaitu :
- Well structured /Programmed/Completely specified.
Sudah terdapat prosedur yg baku, bersifat rutin,sedikit kemampuan manajerial dibutuhkan.
- Ill structured / Nonprogrammed / Non-completely specified.Belum ada prosedur yg baku, tidak bersifat rutin, kemampuan manajerial dibutuhkan (pada penggalaman,keyakinan dan penilaian)
Dan tambahan satu lagi yaitu Partially Structured yaitu hanya sebagian yang prosedurnya sudah terstruktur.

Decision Making Process

John Dewey menjelaskan bahwa pengambilan keputusan terdiri dari tiga fase yaitu :
- Whats the problem?
- What are the alternatives?
- Which alternatives is best?

Herbert A. Simon memodelkan bahwa ada 4 tingkatan dalam pengambilan keuptusan yaitu :
- Intelligence. Lingkungan internal dan eksternal dan informasi adalah sumbernya.
- Design. Merencanakan tindakan apa saja yang dapat dilakukan.
- Choice. Memilih salah satu rencana tindakan untuk dilakukan.
- Review. Penilaian dari tindakan yang sudah dilakukan.

Eilon memodelkan bahwa ada 8 langkah dalam pengambilan keputusan, yaitu :
1. Input informasi
2. Analisis dari informasi yang tersedia
3. Spesifikasi pengukuran performance dan biaya
4. Mendesain model dari situasi pengambil keputusan
5. Memformulasikan alternarif atau strategi yang tersedia untuk pengambil keputusan
6. Prediksi dari hasil yang akan diperoleh dari setiap alternatif
7. Spesifikasi dari kriteria dari pilihan yang akan diambil
8. Resolusi dari pengambilan keputusan sesuai dengan situasi yang ada.

Terdapat 4 karakter utama dari ill structured situations, yaitu :
- Kurangnya informasi yang sesuai dengan situasi dan lingkungan pengambilan keputusan.
- Kurangnya pengukuran yang tepat dan lengkap yang menerangkan manfaat dan biaya dari setiap altenatif yang ada.
- Adanya banyak tujuan dari setiap bagian organisasi, individu maupun kelompok.
- Adanya lebih dari satu partisipan yang memiliki pengaruh terhadap pengambilan keputusan.

Categories of Decision Situations
Terdapat penngkategorian situasi pengambilan keputusan berdasarkan hal-hal berikut :
- Certainty.
- Risk.
- Uncertainty.
- Competition.

--- Semoga Bermanfaat ---

Pemasaran Jasa ep. 9 Februari 2010

Wedew…. semalem presentasi pertama Pemasaran Jasa dengan pak dosen. Kaget juga karena apa yang dibilang seorang kawan ternyata benar. Pak Dosen bertanya pada saat presentasi masih berjalan. Dapat dibayangkan…mahasiswa benar-benar harus siap dengan materi apa yang akan dipresentasikan. Dan…. well done buat teman-teman semalem. Keren euy…

Jadi ini dia yang aku pelajari semalam :

Framework for Developing Effective Service Marketing Strategies

Klasifikasi jasa. Jasa dibagi menjadi dua, yaitu : TANGIBLE (berwujud) dan INTANGIBLE (tidak berwujud).
TANGIBLE (berwujud) : dapat diraba,dipegang atau diawetkan dalam bentuk fisik dengan jangka waktu yang lama. Contoh restoran,laundry dan angkutan umum.
INTANGIBLE (tidak berwujud) : karakteristik khusus jasa yang mengakibatkan mustahil unutk dipegang atau diraba dengan cara yang sama dengan barang-barang fisik. Contoh call center, mengajar dll.

Terdapat empat kategori pemasaran, yaitu :
- Pemrosesan orang dalam jasa. Aksi yang terlihat terhadap orang. Contoh : restoran, salon kecantikan
- Pemrosesan perangsangan mental. Aksi yang tidak terliat terhadap orang. Contoh : pendidikan, teater 21
- Pemrosesan Kepemilikan. Aksi yang terlihat terhadap kepemilikan. Contoh : transportasi umum, laundry
- Pemrosesan informasi. Aksi yang tidak terlihat terhadap kepemilikan. Contoh : Bank, pelayanan hukum

Ada 3 tahapan pelayanan jasa :
- Tahap Sebelum pembelian
- Tahap pada saat pemberian layanan jasa
- Tahap setelah pemberian layanan jasa

Itu adalah poin-poin pelajaran semalem.
Semoga bermanfaat.